![]() |
| Audiensi Senin pagi di Ruang Warek 3 IAIN Palangka Raya, (20/06). |
IAIN
Palangka Raya – SEMA dan DEMA IAIN palangka Raya melakukan audiensi kepada
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dan Kerjasama terkait persoalan audiensi yang
dilakukan oleh beberapa ORMAWA pada tanggal 16 Juni 2016 lalu, bertempat di
Ruang Warek 3 senin pagi (20/06) kampus tersebut.
Dalam
audiensi tersebut membahas mengenai beberapa hal yang dituntut oleh ormawa
mengenai pemilihan panitia OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik) tahun 2016 yang
dianggapterdapat beberapa syarat yang kurang dalam hal tersebut.
Beberapa
hal yang dituntut oleh ormawa beberapa waktu lalu yang disampaikan oleh Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan Dan Kerjasama mengenai syarat menjadi panitia OPAK yang
tertera dalam buku pedoman.
“Ada
diantara panitia yang diusulkan tidak aktif kuliah, indek prestasi kumulatif
tidak sesuai dengan peraturan dan ada beberapa panitia yang dihubungi
menggunakan handphone.”kata Harles
Anwar.
Menurut
david Sambogo salah satu perwakilan DEMA IAIN Palangka Raya mengatakan bahwa
ormawa tersebut tidak mengetahui mengenai pemilihan panitia OPAK tersebut.
“Mengenai
kepanitiaan OPAK ada yang tidak diketahui oleh mereka, mereka mengira bahwa
semua yang kami undang itu masuk kepantiaan yang diSKan. Padahal Cuma ada
beberpa orang yang di SK lalu beberapa orang yang kami pilih ini Insya Allah
masuk kriterianya. Jika yang lain kami tidak mengetahui dari UKK dan UKM yang
lain kami berikan kebebasan kepada mereka untuk mendelegasikan orang.” kata
David.
Menurutnya
untuk kriteria dalam kepanitian OPAK tersebut ada satu orang yang masih belum
jelas.
“Didalam
SK ini ada satu orang belum tahu, mungkin ini yang dipertanyakan mereka. Selain
itu kenapa kami masukan alasanya yang pertama karena pengalamanya sebagai
panitia opak sebelumnya dan untuk alasan IPK itu kami lupa juga, hal itu kami
taruh dinomor dua.” kata David.
Menaggapi
hal tersebut Warek 3 memberikan alternatif kepada DEMA IAIN Palangka Raya untuk
melibatkan SEMA dan DEMA Fakultas sekitar 3-4 orang dalam panitia OPAK.



KOMENTAR