[ PERPANJANGAN : Pengurus DEMA FUAD, DEMA Syariah, HMJ Bahasa, HMJ Syariah, HMJ DKI bertemu Warek III Harles Anwar M.Si, Kamis(16/6) Siang]
IAIN Palangka Raya- Isu
perpanjangan masa jabatan menjadi perbincangan serius yang di hadapi organisasi
mahasiswa di IAIN Palangka Raya yang belum menemukan titik terang. Sehingga pengurus DEMA FUAD, DEMA Syariah,
HMJ Bahasa, HMJ Syariah, HMJ DKI menemui
Wakil Rektor Kemahasiswaa dan
Kerjasama (Warek II) Harles Anwar M.Si di Rektorat untuk mencari kejelasan
terkait isu tersebut, Kamis (16/6/16).
Mengawali
perbincangan pengurus DEMA FUAD Suryanur
memberitahukan ke Warek III, pengurus organisasi masih binggung tentang
informasi dari DEMA Institut tentang
wacana masa jabatan diperpanjang
hingga Desember.
“
Kebetulan kami semua pengurus semester 6 yang sebentar lagi Kuliah kerja Nyata
(KKN) , sebelum KKN kami ingin tahu kejelasannya. Kami sudah menanyakan pihak DEMA Institut alasannya, jawaban mereka nanti akan mengundang untuk rapat dan bertatap muka dengan Warek
III untuk musyawarah bersama. Tetapi sampai sekarang belum mereka laksanakan,” ujar nur
Surya
menyampaikan, ketika organisasi
mahasiswa syariah mau melakukan pemilihan dicegah oleh pihak Dema Institut, “katanya
nanti sama-sama di bulan Desember sehingga kami kesini untuk menyakan
kejelasannya, ” tanya nur ke Warek III.
Harles
menjawab, “ berarti saya salah kemaren, sebelumnya saya pikir semua sudah beres sehingga ada surat
masuk dari DEMA Intitut. Sebelumnya
sudah saya minta untuk berbicara dengan organisasi yang ada di kampus
dulu untuk berbicara secara lisan. Saya
mengira hasil keputusan untuk di perpanjang itu sudah bulat. Kemudian saya
meminta masukan suratnya secara resmi,” kata pengurus bidang
kemahasiswaan.
Kata Warek III
Surat Keputusan(SK) sudah di buat untuk
DEMA Istitut. Dia menambahkan memang DEMA dan SEMA institut masih belum ada kejelasan
untuk melakukan pergantian masih menunggu
anggaran.
Pengurus DEMA
FUAD menjelaskan ketika ada isu
perpanjangan DEMA Institut belum ada
pembicaraan secara resmi dengan organisasi lain. Adanya pembicaraan ketika
organisasi mahasiswa syariah membuat status di medsos sehingga mereka
menanggapi.
“ Gara-gara masang status di medsos, mereka
komentar dan membuat DEMA Intitut mau datang untuk membahas isu di perpanjang.
Sebenarnya Dema-Dema yang lain tidak setuju masa jabatan di perpanjang. sehingga
munculah pertanyaan usulan ini dari Rektorat , Warek III atau DEMA institut.
Sehingga kami baru mengetahui usulan itu dari Dema Institut itu sendiri dan juga
suratnya sudah di masukan secara resmi . Memang untuk sekarang sudah tidak mungkin lagi untuk melakukan
pemilihan, apalagi kami mau berangkat KKN” kata surya
Harles
membenarkan, “ malahan sudah di SK. Bila
seperti itu kita kumpulkan semua organisasi setelah puasa . Biyar saya nanti yang mengundang
membahas masalah perpanjangan. Setelah
kalian selesai KKN dan kegiatan kalian sudah beres, baru setelah itu kita bicarakan lagi
mengumpulkan semua membahas memajukan perpanjangan . Kerena perpanjangan masa
jabatan itu melihat situasi juga , misalnya tidak sampai Desember bisa September
atau 15 hari setelah kalian pulang KKN. Kerena
masih menunggu anggaran dana perencanaan pemilihan,” Ucap Wakil Rektor III lagi.
Harles
Anwar menambahkan, bila ada masalah adukan ke Warek III “Paling tidak bertanya,
kalian dan saya dapat mengetahui kejelasnya. Apabila tidak ada berarti saya anggap tidak
ada masalah. Ada hal yang harus di
luruskan sampaikan ke saya untuk catatan evaluasi tahun depan,” tutupnya.
(Ric)



KOMENTAR