AKSI: Demonstran di depan rektorat IAIN Palangkaraya, Kamis pagi (1/08).
IAIN
Palangkaraya – Perwakilan
Organisasi mahasiswa
dari seluruh Prodi dan Fakultas IAIN Palangka
Raya melakukan aksi menuntut pergantian
kepengurusan Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA)
Institut di lingkungan kampus, Kamis pagi (1/08). Aksi ini di beri nama Gerakan
Satu September (GSS), hal ini dilakukan
sebagai
bentuk kekecewaan terhadap kepengurusan SEMA dan DEMA.
Dalam aksi ini mereka menyampaikan beberapa tuntutann untuk meminta pembekuan SEMA dan DEMA. Serta meminta
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (Warek III) Harles
Anwar M.Si membentuk Tim Ad Hoc untuk merumuskan konsep dan mekanisme Student Government dalam seminggu.
Selain meminta pembekuan mereka juga ingin
Wakil Rektor III untuk memberikan sanksi tertulis terhadap pelanggaran yang
dilakukan oleh SEMA dan DEMA.
“Kami meminta
kepada Bapak Wakil Rektor III agar memberikan sanksi tertulis kepada oknum-oknum
yang bermain dalam organisasi,” kata Rahman
perwakilan dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) dalam orasi.
Tuntutan disampaikan dalam bentuk
teatrikal, serta aksi memberikan
tanda tangan. sebagai bentuk protes. Beberapa
saat melakukan aksi di halaman depan ruangan
SEMA dan DEMA, demonstran menuju depan
rektorat IAIN Palangkaraya.
Menurut Suryanoor, mereka akan melanjutkan
aksi hingga yang
mereka tuntutan dikabulkan.
“Kami akan tetap melanjutkan aksi ini hingga pihak kampus paham apa substansi
dari aksi kami.”katanya dengan semangat.
(Eva/Sa’id/Khairan).


KOMENTAR