IAIN PALANGKARAYA –
Mengembangkan keterampilan berpikir generasi muda Kalimantan Tengah terhadap ilmu sains.
Jurusan Pendidikan MIPA IAIN Palangka Raya mengadakan Seminar Nasional
Pendidikan tema pembelajaran IPA dan pengembangan keterampilan berfikir untuk
Kalimantan Harati. Seminar diikuti 200 peserta dari kalangan mahasiswa dan
guru-guru dari Palangka Raya, bertempat di gedung aula kampus IAIN, Jumat (8/10).
Menjadi narasumber Prof.Dr.Liliasari,
M.Pd. (UPI Bandung) dan Suhartono,M.Pd, Si (PMIPA FTIK IAIN Palangkaraya).
Ketua
panitia Hatma.... menjelaskan tujuan diadakan seminar untuk menambahkan wawasan
pengetahuan guru dan mahasiswa serta mengenalkan jurusan MIPA prodi tadris
Fisika dan Biologi IAIN pada sekolah-sekolah.
“Saran saya untuk rencana kedepannya seminar
nasional sekaligus seminar paralel. Jadi ada pemakalah-pemakalah yang datang
dari luar supaya lebih meriah lagi. Bukan hanya pemateri umum tapi guru-guru
fisika yang mempunyai tulisan karya,” katanya kepada anggota LPM Al-Mumtaz.
Penyampaian
materi, Liliasari menjelaskan tentang persiapan literasi sains generasi muda
Indonesia memasuki ASEAN Comunity. Dia berkata, ada empat hal landasan literasi
sains, cara mengenal sains, proses
sains, kebiasaan berfikir, dan keterampilan generik.
“Dalam mencapai literasi informasi pembelajaran,
siswa perlu memperhatikan pencapaian mulai dari konsep prestruktural yang
kemudian membentuk multistruktural dengan sejumlah korelasi,”ujarnya.
Dilanjutkan Suhartono dengan materi
Inkuiri dalam pembelajaran sains. Dia mengatakan, pembelajaran dengan metode inkuiri merupakan
metode pengajaran yang mempelajari peristiwa-peristiwa ilmiah. “Dengan proses
penemuan atau penyelidikan masalah-masalah, menyusun hipotesis, merencanakan
eksperimen, mengumpulkan data, menginterprestasikan grafik hasil data, dan
menarik kesimpulan tentang hasil pemecahan masalah,” jelasnya.
Menurut peserta Fitriyani dan
Lidia seminar nasional ini sangat bagus,
memberikan mereka pengarahan untuk menjadi pendidik yang baik.
“Menambah
wawasan kami dalam hal kependidikan hingga kegiatan belajar mengajar lebih
berkualitas, kami berharap kegiatan seperti ini diadakan lagi karena sangat
bermanfaat,”ujar keduanya memberikan pendapat yang sama.
Editor : Ric




KOMENTAR