![]() |
| Pengurus ORMAWA-FUAD |
IAIN Palangka Raya- Senat
Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwak (SEMA FUAD) melakukan Screening
Program Kerja (Proker) Integeratif ORMAWA-FUAD periode 2016/2017.
Tujuannya untuk mendorong ORMAWA-FUAD dalam menyiapkan program kerja yang
inovatif, kreatif dan presentatif. Proker diikuti seluruh perwakilah dari
masing-masing organisasi mahasiswa mulai dari DEMA-FUAD, HMJ Ushuluddin, HMJ
Adab dan Dakwah, dan Komunikasi Islam dilaksanakan di ruang C1.1, Minggu
(26/3/17).
Dalam
sambutannya Ketua SEMA-FUAD Sumitro mengatakan, SEMA tidak sebatas
menyelenggarakan MUSMA-FUAD, tapi juga sebagai viewwork ORMAWA yang ada
di FUAD. Katanya lagi memang sangat penting dalam menyelaraskan proker
ORMAWA-FUAD baik dari segi waktu dan kegiatannya, sehingga tidak terjadi
tumpang tindih dalam pelaksanaan dan waktunya.
“SEMA FUAD
merupakan lembaga tertinggi tingkat fakultas yang juga sebagai pusat pengawasan
terhadap kinerja organisasi kemahasiswaan di lingkungan FUAD. Secara cultural
berperan untuk menciptakan kehidupan demokratis, kekeluargaan dan
kekompakkan secara khusus bagi organisasi mahasiswa (ORMAWA) di bawah FUAD.
Secara umum sebagai sarana penjamin dalam menjaga kedamaian dan ketenangan bagi
seluruh mahasiswa FUAD,” Terangnya.
Kegiatan
diawali dengan dialog santai bersama Demisioner Ketua DEMA-FUAD periode
2015/2016 Surya Noor. Dalam pembahasannya Surya menyampaikan poin-poin penting
yang harus diperhatikan dalam kepengurusan ORMAWA. Dia mengatakan perlu kesadaran
untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesolideritasan.
“Perlu melakukan
rapat kerja integeratif guna mencocokkan program kerja yang ingin di jalankan
oleh setiap ORMAWA-FUAD, sehingga tujuan untuk menciptakan legal formil dan
konsepsi hukum semakin jelas, apabila ada sebuah permasalahan bisa dikembalikan
kedasar hukum yang telah disepakati bersama”, tegasnya.
Surya
berharap SEMA FUAD dapat berperan aktif dalam mengangkat nama FUAD IAIN
Palangka Raya baik ditingkat nasional maupun tingkat internasional. Disamping
itu juga SEMA FUAD harus bisa memberikan pemahaman terkait mekanisme penyusunan
program kerja kepada para anggota ORMAWA-FUAD dengan rekunstruksi dan pemetaan.
Dalam dialog dia berpesan, program kerja penting dimiliki oleh seluruh organisasi
kemahasiswaan FUAD, pelaksanaan program kerja juga berpengaruh pada kemajuan
FUAD. “Program kerja dibuat dengan perencanaan yang matang. Dengan demikian,
program kerja ini tidak menjadi program yang asal-asalan, tetapi mampu
memberdayakan pelaksana organisasi dan pemanfaatan anggaran semaksimal
mungkin,”ucapnya pada peserta yang hadir
Sesi
selanjutnya, presentasi program kerja selama 1 tahun kepengurusan. Presentasi
proker dipimpin sekretaris SEMA-FUAD M. Sanusi. Sesi ini diisi dengan Pemaparan
dari masing-masing ORMAWA-FUAD, hasilnya sesi presentasi berjalan dengan
kondusif. Prensentasi program kerja disampaikan secara komunikatif sehingga
menarik ORMAWA-FUAD lain untuk saling berdiskusi.
“Menurut
saya sesi ini sangat menarik karena kita bisa tahu jadwal dan program kerja
ORMAWA-FUAD lain, sehingga kita dapat saling mengevaluasi, mendukung dan
mengapresiasi proker lain,” ungkap Arifin dari DEMA-FUAD.
Penulis : Sanusi
Editor : Crew Al-Mumtaz



KOMENTAR