Al-Mumtaz News , Palangka Raya Jum’at 30 Maret 2018 -- IAIN
Palangka Raya kedatangan sekjen kementerian
agama. Pada kali ini, laboratorium biologi yang menjadi sasaran kunjungan. Kedatangan
ini disambut baik oleh rektor IAIN Palangka Raya, Ibnu AS Pelu beserta jajaran.
“kita kedatangan sekjen
kemenag RI, Prof. Dr. H Nursyam dalam rangka yang pertama siltarurrahim, dan
juga kita akan menampilkan karakter IAIN dalam bidang MIPA, yaitu laboratorium rumah
kaca dan kultur jaringan. Dalam hal ini akan diperlihatkan bagaimana IAIN Palangka
Raya punya kekhususan, yang akan bergerak pada aspek Bioherbal yang disesuaikan
dengan karakter wilayah” ucap Ibnu Elmi.
Pada kesempatan ini pak
sekjen akan dibawa langsung meninjau bagaimana keadaaan kedua laboratorium
tersebut. “Langsung kita bawa melihat-lihat, kita beritahukan memerlukan dana
sekian, program-programnya apa. Tolak ukurnya bisa dilihat satu atau dua tahun
ke depan, impactnya apa saja” lanjut
beliau.
Nursyam memberikan
apresiasi sekaligus menaruh harapan pada laborotorium biologi ini untuk menjadi
tempat pelestarian tanaman langka dan membuat IAIN Palangka Raya menjadi sebuah
kampus yang membantu pengembangan potensi kekayaaan tanaman yang ada di
Kalimantan Tengah.
“Yang menarik bagi saya
di sini adalah dilestarikannya tanaman langka yang nanti bisa dikembangkan
menjadi suatu Bioherbal, salah satu khasiatnya adalah untuk membantu
pasca-persalinan. Ini menjadi catatan dalam optimisme IAIN Palangka Raya untuk
Menjadi UIN. Selamat (apresiasi) kepada semua yang sudah mendarma-baktikan
keilmuannya pada laboratorium ini” Nursyam menyatakan.
Menurut Nurul Latifah,
salah satu pengelola lab biologi IAIN
Palangka Raya, mahasiswa dan pengelola sangat antusias mendapat kunjungan ini. Sejak
laboratorium biologi ini telah dibangun,
mereka telah mengelola kondisi lab ini dengan baik.
“Jadi ini ada dua
laboratorium, kultur jaringan dan rumah kaca. Pada lab kultur jaringan kita
melestarikan berbagai macam tanaman yang memang sifatnya bisa dikultur, lalu
kita akan coba biakkan di rumah kaca. Dan juga kami menaruh perhatian pada
pelestarian yang memang sudah langka, yang ternyata banyak punya khasiat. Seperti konsep IAIN tentang Bioherbal tadi”
dia menjelaskan.
Reporter: Arifin.



KOMENTAR