![]() |
| Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tampak dari beberapa sisi. |
Beberapa mahasiswa mengeluhkan permasalahan
yang mereka alami saat melakukan perkuliahan di gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan (FTIK). Jika kita Melihat kondisi ruangan yang berada di gedung FTIK memang ada sedikit kekurangan fasilitas, sehingga mahasiswa mengeluhkan hal ini. Dengan berbagai alasan yang menjadi faktor yang mengganggu kegiatan belajar
dan mengajar. Sebagaimana diketahui konsentrasi dan kenyamanan belajar sebagai
faktor yang cukup penting dalam proses belajar.
Berdasarkan
hasil laporan didapatkan (12/04) pada salah satu mahasiswa
FTIK yang baru saja selesai mengikuti program perkuliahan. Intan Widya Prodi PAI memberi keterangannya mengenai fasilitas yang ada di gedung FTIK. “Fasilitas yang ada di gedung FTIK masih perlu untuk ditingkatkan. Seperti
yang kita ketahui bahwasanya mahasiswa FTIK
adalah mayoritas di Kampus kita IAIN Palangka raya, tapi justru fasilitas yang ada dikelas kurang
memuaskan”.
“Kita tidak bisa mengikuti proses
pembelajaran secara maksimal karena kepanasan, yang akhinya mengurangi
konsentrasi kita pada mata kuliah yang ada” seru Intan sambil menambahkan keluhannya.
“Kondisi seperti tadi benar adanya karena kelas-kelas
yang berada di tiap lantai gedung FTIK memang
kebanyakan belum memiliki kipas angin. Dan juga jumlah kipas angin yang ada di
kelas tersebut
kurang maksimal mengingat jumlah mahasiswa yang kurang lebih 23-25 mahasiswa di
dalamnya”.
“Selanjutnya
kondisi WC atau toilet yang terdapat pada gedung FTIK ada 3 sayangnya hanya 1 untuk putri dan putra tiap lantai yang dapat digunakan atau dibuka”.
“Saya sangat
senang apabila mendapat kesempatan untuk menggunakan kelas di gedung FUAD
apabila kelas yang ada di gedung FTIK penuh. Di sana fasilitas di kelasnya
cukup memadai dan nyaman. Padahal kan kita tahu, bahwa mahasiswa dengan jumlah
banyak itu anak
FTIK. Saya merasa fasilitas di gedung kami masih belum
maksimal” tuturnya.
“Saya sih enggak
bermasalah dengan fasilitas toilet yang ada di gedung FTIK karena jarang juga memanfaatkannya cuman sih kadang perlu
sabun sama tisu untuk keperluan di toilet aja gitu” ungkap Intan sebagai mahasiswa yang merasakan
langsung hal tersebut.
Intan juga mengungkapkan harapanya untuk kedepannya “sebagai Mahasiswa, saya berharap fasilitas gedung dapat dimaksimalkan sehingga para mahasiswi dapat
dengan nyaman menerima pembelajaran yang ada di kampus”.
Di sisi lain juga informasi yang berkaitan untuk menanggapi permasalahan tersebut. Salah satunya keterangan dari Dekan FTIK sendiri. Sebagaimana kita ketahui tugas beliau selaku dekan yang bertanggung jawab atas Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Beliau memberikan penjelasan mengenai dasar dan akar masalah serta beberapa solusi yang diharapkan ke depannya dapat terealisasikan.
Drs. Fahmi, M.Pd mengungkapkan tanggapan beliau “Minimnya pendanaan menjadi penghambat utama mengapa fasilitas di gedung FTIK ( Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan) sampai saat ini masih belum memadai. Dari awal gedung tersebut dibangun memang fasilitasnya masih kurang, berbeda dengan gedung triple tower yang dari awal dibangun dengan pendanaanya yang lengkap satu tahun anggaran. Sedangkan untuk gedung FTIK menggunakan anggaran kampus pertahun, sehingga sulit untuk mengembangkan fasilitas yang tersedia”.
“Banyaknya keluhan yang dirasakan oleh para mahasiswa, kami akui itu. Seperti kipas angin dan wc atau kamar mandi yang masih ada kekurangan, hal tersebut memang terlihat sederhana namun mempengaruhi proses perkuliahan mahasiswa. Kami juga para dosen merasakan hal yang sama. Kami akan terus berusaha untuk terus mengingatkan pihak kampus untuk terus memperbaiki dan melengkapi kelengkapan fasilitas dari fakultas. Karena dari pihak fakultas tidak ada hak untuk mengadakan. Kami hanya bertugas menjaga dan memelihara, untuk melengkapi menjadi kewenangan dari pihak kampus”.
“Untuk wc atau kamar mandi yang hanya berfungsi satu untuk putra atau putri di setiap lantai, hal ini kemungkinan terjadi kerusakan dan akan segera dipastikan oleh pihak perawatan. Karena memang sudah tugas dari fakultas untuk memelihara jika ada yang belum diperbaiki. Kami akan segera menindaklanjuti hal ini demi kenyamanan mahasiswa. Saya memohon maaf kepada para mahasiswa dengan ketidak nyamanan tersebut, tapi sesungguhnya kita sama-sama merasakan itu. Namun sekali lagi saya selaku Dekan akan segera mengusulkan kepihak institut supaya kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terpenuhi ” ungkap beliau atas permasalahan yang terjadi.
Di sisi lain juga informasi yang berkaitan untuk menanggapi permasalahan tersebut. Salah satunya keterangan dari Dekan FTIK sendiri. Sebagaimana kita ketahui tugas beliau selaku dekan yang bertanggung jawab atas Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Beliau memberikan penjelasan mengenai dasar dan akar masalah serta beberapa solusi yang diharapkan ke depannya dapat terealisasikan.
Drs. Fahmi, M.Pd mengungkapkan tanggapan beliau “Minimnya pendanaan menjadi penghambat utama mengapa fasilitas di gedung FTIK ( Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan) sampai saat ini masih belum memadai. Dari awal gedung tersebut dibangun memang fasilitasnya masih kurang, berbeda dengan gedung triple tower yang dari awal dibangun dengan pendanaanya yang lengkap satu tahun anggaran. Sedangkan untuk gedung FTIK menggunakan anggaran kampus pertahun, sehingga sulit untuk mengembangkan fasilitas yang tersedia”.
“Banyaknya keluhan yang dirasakan oleh para mahasiswa, kami akui itu. Seperti kipas angin dan wc atau kamar mandi yang masih ada kekurangan, hal tersebut memang terlihat sederhana namun mempengaruhi proses perkuliahan mahasiswa. Kami juga para dosen merasakan hal yang sama. Kami akan terus berusaha untuk terus mengingatkan pihak kampus untuk terus memperbaiki dan melengkapi kelengkapan fasilitas dari fakultas. Karena dari pihak fakultas tidak ada hak untuk mengadakan. Kami hanya bertugas menjaga dan memelihara, untuk melengkapi menjadi kewenangan dari pihak kampus”.
“Untuk wc atau kamar mandi yang hanya berfungsi satu untuk putra atau putri di setiap lantai, hal ini kemungkinan terjadi kerusakan dan akan segera dipastikan oleh pihak perawatan. Karena memang sudah tugas dari fakultas untuk memelihara jika ada yang belum diperbaiki. Kami akan segera menindaklanjuti hal ini demi kenyamanan mahasiswa. Saya memohon maaf kepada para mahasiswa dengan ketidak nyamanan tersebut, tapi sesungguhnya kita sama-sama merasakan itu. Namun sekali lagi saya selaku Dekan akan segera mengusulkan kepihak institut supaya kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terpenuhi ” ungkap beliau atas permasalahan yang terjadi.
Reporter : ARY, Windy, Tri Kresna, Uswatun dan Akhlakul Karimah
Editor :ARY



KOMENTAR