IAIN Palangka Raya - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) gelar tes kenaikan
tingkat, dari sabuk jambon ke sabuk hijau siswa Unit Kegiatan Khusus Mahasiswa
UKKM PSHT IAIN Palangka Raya sekaligus latihan gabungan bersama Rayon-rayon di Ranting Jekan Raya. Mengangkat tema "Meningkatkan Eksistensi dan Potensi Siswa Maupun Mahasiswa Melalui Nilai-Nilai Persaudaraan Setia Hati Terate Sebagai Bentuk Melestarikan Budaya Bangsa". Dihadiri Wakil Rektor 3 Dr. Sadiani, M.H, Wakil
Dekan FTIK Ibu Asmawati, M.Pd, Ketua Cabang PSHT Palangka Raya Kang Mas
Sarjono, warga PSHT, siswa yang akan tes kenaikan sabuk, siswa PSHT dan tamu
undangan. Bertempat di Aula Fakultas Adab Dan Dakwah (FUAD), sabtu (14/03).
WR III Sadiani mengatakan dalam sambutannya terbuka dengan
kegiatan olahraga seperti silat, tekondo dan lain-lain.
“Harapan saya kedepanya PSHT bisa mengikuti perlombaan pionir
tahun 2021. Maka latihlah dengan sungguh-sungguh, kemudian saring bibit-bibit
unggulnya, dan berikan nama-namanya ke saya”. Ujarnya pada saat sambutan
pembukaan tes kenaikan tingkat.
Ketua cabang PSHT Kang Mas sarjono mengingatkan agar para
siswa menjaga lingkungan tempat berlatih dan kenaikan tingkat agar benar-benar
hapal materi.
Kegiatan dimulai pembukaan, tes dan latihan gabungan
dilapangan depan rektorat. “Alhamdulillah, meskipun cuaca panas dan sangat
melelahkan, namun kegiatan ini berjalan dengan lancar dan ramai, karena
kegiatan ini juga kedatangan ketua PSHT Ranting Jekan Raya (kangmas Maman Kasminto),
ketua cabang PSHT Palangka Raya (kangmas Sarjono) dan wakilnya (kangmas Sudarto)” ungkap Kursrini warga PSHT.
Adapun siswa yang tes
kenaikan tingkat adalah tahapan yang harus dilalui, karena syarat wajib menjadi keanggotaan (warga). Jadi pada saat ini yang
mengikuti kenaikan tingkat berjumlah tiga orang, dua mahasiswa IAIN M. Nurul Fadillah dan Yogi, serta satu orang dari SMK atas nama Rizki Azhari.
Terakhir Ketua umum PSHT Akhmad Bukhari mengatakan warga PSHT yang
hadir berkisar lebih dari 40 orang dan
siswa nya berjumlah 32 orang. Untuk “latihan gabungan seharusnya ada 11 rayon
dan 2 sub rayon. Namun, karena yang kami ajukan adalah siswa PSHT yang masih
sekolah, jadi yang hadir hanya 6 rayon”
paparnya.(Wh/Ng/Ary).




KOMENTAR