IAIN Palangka Raya – DEMA Insitut IAIN Palangka Raya bersama SEMA
Inisitut dan DEMA Fakultas, menggelar audiensi dengan pihak rektorat, tentang
surat edaran langkah-langkah konkret kampus dalam menindaklanjuti dampak
pandemi covid 19 yang menimbulkan sedikit keresahan dikalangan mahasiswa.
Audiensi dihadiri Dr. H.Khairil Anwar,M.Ag, Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag, Drs. H. Sardimi, M. Ag dan Dr. Sadiani, M.H bertempat di Ruang Rapat Rektorat Lt 2, Rabu (01/04).
Rektor IAIN Khairil Anwar mengatakan surat edaran dari rektorat, “merupakan
himbauan langsung dari Kementrian Agama, mengingat wabah covid 19 semakin
meningkat, maka untuk semester genap dilakukan kuliah daring (online)”
ungkapnaya.
Adapun yang diresahkan mahasiswa, bahwa kuliah online memberatkan mahasiswa
terutama yang berlatar belakang ekonomi kurang mampu atau memiliki akses
internet yang terbatas.
Maka pada kesempatan itu Bapak Sardimi, menegaskann bahwa “kampus tidak
bisa memberikan supsidi kepada mahasiswa untuk membeli kuota internat. Karena
kampus sedikit pun tidak menyimpan uang dan setiap uang perkulihan yang
disetorkan mahasiswa langsung ditrasfer ke bendahara Negara, sehingga dana yang
diterima pihak rektorat berdasarkan
anggaran yang diajukan saja” ungkapnya.
Kairil Anwar menambahkan “mahasiswa yang telah pulang kampung tetap bisa menggunakan SMS untuk mengikuti perkuliahan daring, sebagaimana tertera disurat edaran” Imbuhnya.
Terakhir selaku DEMA I Aris mengatakan mohon kapada rektor “setiap kebijakan
yang berdampak kepada mahasiswa, mahasiswa juga harus dilibatkan, minimal
melihat dan paham alasan dari kebijakan itu.yang dikeluarkan rektorat mahasiswa,
khususnya terkait ketransparanan dana operasoanl mahasiswa” tutupnya (Wh).



KOMENTAR