IAIN Palngka Raya - Pucuk dicinta Ulam pun Tiba,
pribahasa inilah yang sekira menggambarkan rasa senang dari Mahasiswa Penerima
Bidikmisi IAIN Palangka Raya, yang kini telah menerima haknya tepat pada
tanggal 16 Maret lalu. “beasiswa Bidikmisi telah cair” Ungkap Imam selaku Staf
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan kerjasama IAIN Palangka Raya yang
telah andil dalam proses pencairan Beasiswa tersebut. Walau tengah dilandanya
marak Pandemi Virus Corona, jelas kesulitan ekonomi sangat dirasakan mahasiswa.
Oleh karena itu kata pencairan dana sangat ditunggu-tunggu oleh para penerima
beasiswa ini.
Dr. Sadiani, M.H selaku Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama berpesan kepada para mahasiswa Bidikmisi agar penggunaan dana bidikmisi seharusnya sesuai yang tertuang pada fakta integritas.
“pencairan bidikmisi itu jadi lambat dan terkendala juga karena mahasiswa bidikmisi itu sendiri. Contohnya dana Bidikmisi tersebut tidak digunakan langsung untuk membayar UKT, namun digunakan untuk hal lain. Oleh karena itu pencairan akan terlambat dan tertunda, jika dalam satu angkatan ada satu orang saja tidak memenuhi syarat.” tegas ia menyampaikan ketika ditanya penyebab lambatnya pencairan dana Beasiswa Bidikmisi.
“pencairan bidikmisi itu jadi lambat dan terkendala juga karena mahasiswa bidikmisi itu sendiri. Contohnya dana Bidikmisi tersebut tidak digunakan langsung untuk membayar UKT, namun digunakan untuk hal lain. Oleh karena itu pencairan akan terlambat dan tertunda, jika dalam satu angkatan ada satu orang saja tidak memenuhi syarat.” tegas ia menyampaikan ketika ditanya penyebab lambatnya pencairan dana Beasiswa Bidikmisi.
Selain itu juga Muhammad Mafrukhi Fahmi selaku ketua Forum Bidikmisi menyampaikan tanggapannya terkait adanya keterlambatan pencairan dana Bidikmisi untuk angkatan 2016, sedangkan angkatan 2017,2018 dan 2019 sudah berhasil ditransfer ke Mahasiswa bersangkutan.
“Proses Pencairan jadi lambat karena beberapa orang pada angkatan penerima bidikmisi 2016 belum memenuhi berkas. Wajar akhirnya pencairan pun tidak bisa diproses. Hal ini jadi pelajaran untuk semua mahasiswa penerima bidikmisi agar kedepanya dapat lebih memperhatikan pentingnya penggunaan dana tersebut tepat sasaran, bukan malah digunakan untuk hal lain yang tidak mendukung prestasi akademik dan non-akademik” ungkap fahmi saat diwaawancara via Watshapp.
Beasiswa Bidikmisi adalah beasiswa yang diterima
mahasiswa terpilih sejak semester 1 sampai dengan semester 8. Beasiswa ini
diberikan dengan kriteria tertentu yang harus dimiliki mahasiswa saat proses
seleksi. Beasiswa ini adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa
tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan
di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. (Ary).





KOMENTAR